Update Lengkap Harga BBM Pertamina 13 Februari 2026 dari Pertalite ke Dexlite

Jumat, 13 Februari 2026 | 14:46:04 WIB
Update Lengkap Harga BBM Pertamina 13 Februari 2026 dari Pertalite ke Dexlite

JAKARTA - Berikut ini adalah rincian terbaru daftar harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamina yang berlaku di seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Indonesia pada 13 Februari 2026. Penyesuaian dilakukan pihak PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga berdasarkan tingkatan wilayah dan kategori BBM, terutama untuk produk nonsubsidi seperti Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamax Green 95, Dexlite, dan Pertamina Dex yang mengalami penurunan harga dari periode sebelumnya. Informasi ini dirangkum dari data resmi yang dirilis media nasional serta pantauan laporan harga BBM terbaru di SPBU.

Ringkasan Penurunan Harga BBM Nonsubsidi

Pada 13 Februari 2026, sebagian besar BBM nonsubsidi yang dipasarkan oleh Pertamina menunjukkan tren penurunan dibandingkan periode sebelumnya. Harga jenis bensin seperti Pertamax (RON 92) kini dipatok lebih rendah di beberapa wilayah utama seperti DKI Jakarta dan sekitarnya, yakni mencapai Rp11.800 per liter dari posisi sebelumnya yang lebih tinggi. Penurunan serupa juga terjadi pada Pertamax Turbo dan Pertamax Green 95 yang kini dijual masing-masing di kisaran Rp12.700 dan Rp12.450 per liter, sesuai dengan laporan harga BBM harian. Produk BBM diesel nonsubsidi seperti Dexlite dan Pertamina Dex juga mengalami koreksi harga menjadi Rp13.250 per liter dan Rp13.500 per liter. Sementara itu, BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Solar tetap stabil di harga sebelumnya, yakni Rp10.000 per liter dan Rp6.800 per liter.

Daftar Harga BBM Pertamina di Seluruh Indonesia

Harga BBM Pertamina per 13 Februari 2026 bervariasi berdasarkan daerah operasional SPBU. Rincian lengkapnya sebagai berikut:

Aceh & Sumatera Utara

Pertalite: Rp10.000 per liter

Pertamax: Rp12.100 per liter

Pertamax Turbo: Rp13.000 per liter

Dexlite: Rp13.550 per liter

Pertamina Dex: Rp13.800 per liter

Solar: Rp6.800 per liter

Free Trade Zone (FTZ) Sabang

Pertalite: Rp10.000 per liter

Pertamax: Rp11.100 per liter

Dexlite: Rp12.350 per liter

Solar: Rp6.800 per liter

Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau

Pertalite: Rp10.000 per liter

Pertamax: Rp12.400 per liter

Pertamax Turbo: Rp13.250 per liter

Dexlite: Rp13.850 per liter

Pertamina Dex: Rp14.100 per liter

Solar: Rp6.800 per liter

DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur

Pertalite: Rp10.000 per liter

Pertamax: Rp11.800 per liter

Pertamax Turbo: Rp12.700 per liter

Pertamax Green 95: Rp12.450 per liter

Dexlite: Rp13.250 per liter

Pertamina Dex: Rp13.500 per liter

Solar: Rp6.800 per liter

Bali & Nusa Tenggara Barat

Pertalite: Rp10.000 per liter

Pertamax: Rp11.800 per liter

Pertamax Turbo: Rp12.700 per liter

Dexlite: Rp13.250 per liter

Pertamina Dex: Rp13.500 per liter

Solar: Rp6.800 per liter

Kalimantan

Pertalite: Rp10.000 per liter

Pertamax: Rp12.100 per liter

Pertamax Turbo: Rp13.000 per liter

Dexlite: Rp13.550 per liter

Pertamina Dex: Rp13.800 per liter

Solar: Rp6.800 per liter

Di Kalimantan Selatan & Utara, harga nonsubsidi sedikit lebih tinggi.

Selain itu, di wilayah Sulawesi, Maluku, Papua, dan sekitarnya, daftar harga BBM nonsubsidi juga menunjukkan harga yang relatif sama dengan kategori wilayah dengan tarif pertengahan. Semua harga yang tercantum belum termasuk pajak dan biaya tambahan sesuai ketentuan yang berlaku di masing-masing daerah.

Faktor Penyebab Penyesuaian Harga

Penurunan harga BBM nonsubsidi ini tidak terlepas dari kebijakan penyesuaian harga yang dilakukan oleh PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga. Penyesuaian biasanya didasarkan pada formula harga dasar yang mempertimbangkan fluktuasi harga minyak dunia, biaya distribusi, dan perubahan tarif PBBKB (Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor). Meskipun demikian, BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Solar cenderung tidak mengalami perubahan harga karena diatur oleh pemerintah guna menjaga daya beli masyarakat.

Dampak Terhadap Konsumen dan Industri

Perubahan harga BBM terutama nonsubsidi memiliki dampak langsung pada pengeluaran masyarakat, khususnya pengguna kendaraan pribadi dan logistik. Penurunan harga dapat sedikit meringankan biaya operasional harian pengendara serta sektor transportasi. Namun, konsumen juga diimbau untuk tetap memperhatikan penggunaan BBM sesuai rekomendasi pabrikan kendaraan guna menjaga performa dan efisiensi mesin. Selain itu, pihak SPBU biasanya juga menampilkan daftar harga terbaru di lokasi dan aplikasi resmi Pertamina untuk panduan konsumen yang lebih akurat.

Terkini